Rumpun bahasa semit dan geografis penyebarannya

     Bahasa semit adalah cabang bahasa Afro-Asiatik yang paling besar, selain mweupakan yang terluas dalam rumpun bahasa ini bahasa semit juga bahasa yang paling awal yang sampai secara tulisan kepada kita. ada yang mengatakan bahasa ini bermula dari Ethiopia, ada juga yang mengatakan bermula dari daeran Levant, bahkan ada juga yang mengatakan berasal dari kenya. para penutur cabang bahasa ini sering kali menganggap bahwa mereka adalah anak keturunan sem, salah seorang putra nabi Nuh, karena itulah nama cabang ini disebut sebagai bahasa semit.

    1. Bangsa semit dan geografis daerah penyebarannya

        bangsa semit adalah sebutan bagi kelompok etnis dan bahasa yang berasal dari wilayah timur tengah. Adapun wilayah awal penyebarannya bangsa semit itu meliputi: 

- Mesopotamia (irak modern)

- syam (palestina, suriah, lebanon, yordania)

- jazirah arab (arab saudi dan sekitarnya)

-afrika timur (ethiopia dan eritrea)


    hingga kini, bangsa semit tersebar di berbagai kawasan dunia dengan bahasa-bahasa yang masih hidup seperti arab, ibrani dan amharik.

    2. klasifikasi rumpun bahasa semit

        bahasa semit dibagi menjadi tiga kelompok utama :

        - semit timur : bahasa akkadia (babilonia dan asyur, kini sudah punah)

        - semit barat : ibrani (masih di pakai di israel), aram (dulu dipakai luas di syam, sebagian masih 

           ada), fenisia dan ugarit (sudah punah), bahasa arab selatan kuno (saba', himyar, dsb)

        - semit selatan : ge'ez (bahasa di liturgi di gereja ethiopia), amharik (bahasa resmi ethiopia),                    tigrinya (dipakai di eritrea dan ethiopia).

    3. karakteristik bahasa semit

        struktur kata berdasarkan akar konsonan, biasanya tiga huruf.

        - morfologi bersifat derivatif, banyak bentuk kata yang berasal dari satu akar

        - memiliki sistem kerja perfektif (lampau) dan imperfektif (sedang/akan).

        - terdapat gender gramatikal (maskulin dan feminin)

        - sebagian besar ditulis dari kanan kekiri (arab, ibrani)

        - beberapa bahasa semit kuno menggunakan tulisan khusus (aksara paku, fenisia)

            contoh dalam bahasa arab > k-t-b : kitab, kutub, kataba

      4. Perbedaan antarbahasa rumpun semit

         -  bahasa arab dan ibrani memiliki banyak kosakata mirip, namun pengucapan dan arti bisa                        berbeda. contoh : salaam : arab, shalom : ibrani yang mana keduanya memiliki arti yang sama yaitu damai.

        - bahasa amharik menggunakan sitem tulisan ge'ez, berbeda dengan huruf arab dan ibrani.

        -bahasa akkadia menggunakan aksara paku (cuneiform), beda jauh dari alfabet.

        -perbedaan juga terlihat pada fonologi, tatabahasa, dan perkembangan kosakata.

    5. manfaat kajian bahasa semit dalam kajian bahasa arab

        - memahami asal-usul dan perkembangan bahasa arab dari rumpu semit

        - menjelaskan perubahan fonologi, morfologi,dan sintaksis dalam bahasa arab.

        - membantu kajian linguistik komparatif dan memperdalam ilmu bahasa arab.

        - memudahkan pemahaman teks kuno (al-qur'an, taurat, injil) melalui perbandingan bahasa.

        - menunjukkan hubungan erat antarbangsa semit dan pengaruh budaya bangsa mereka.  


Kesimpulan

    rumpun bahasa semit merupakan keluarga besar bahasa di timur tengah dan afrika timur. Bahasa ini juga memiliki khas sistem akar konsosnantal. walaupun berbeda-beda bahasa semit tetap memiliki kesamaan struktur. kajian rumpun semit sangat penting untuk memperdalam ilmu linguistik bahasa arab.


Referensi 

Jurnal AL- AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA, September, 2011

Hetzron, Robert. The Semitic Languanges. Routledge, 1997

Lipinski, Edward. Semitic Languanges: Outline of a Cmparative Grammar. Peeters Publisher, 2001

Versteegh, Kees. The Arabic Languange. Edinburgh University Press, 2014





Komentar

Postingan populer dari blog ini

fungsi menu review pada microsoft word

fungsi menu mailings

Fungsi menu layout dan references